Pindah dari satu tugas ke tugas lain seringkali terasa abrupt jika tanpa jeda. Sisipkan momen singkat untuk menata meja atau melihat ke luar jendela sebelum memulai pekerjaan baru.
Buat batas visual antara jenis tugas, misalnya menaruh dokumen berwarna untuk proyek tertentu atau mengatur playlist berbeda untuk pekerjaan yang memerlukan konsentrasi. Perubahan kecil pada lingkungan dapat memberi isyarat transisi.
Jeda fisik singkat, seperti berjalan sebentar ke mesin kopi atau meregangkan tubuh, memberi kesempatan untuk mengubah ritme hari. Aktivitas ini juga membantu pikiran beralih ke konteks berikutnya.
Kelola notifikasi dan alat komunikasi agar perpindahan fokus tidak terganggu oleh gangguan mendadak. Menetapkan waktu khusus untuk mengecek pesan dapat membuat proses kerja lebih terstruktur.
Berikan diri rutinitas penutup sebelum istirahat makan siang atau pulang, misalnya menulis tiga pencapaian hari itu atau merapikan area kerja. Ritual kecil ini menandai selesai fase kerja dan memudahkan peralihan suasana.
Pertimbangkan juga pengaturan pencahayaan dan tanaman kecil di meja untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman. Sentuhan personal membantu ruangan terasa lebih ramah saat Anda berganti mode kerja.
Eksperimen dengan durasi jeda dan jenis ritual selama beberapa hari untuk menemukan pola yang paling sesuai dengan alur kerja Anda.

